Berita Desa
Pembekuan Sementara Semua Kegiatan di Area “Batu Land Property”

Jum’at, 11 Mei 2018. Warga wilayah RW.05 melakukan pembekuan sementara semua kegiatan di Area “Batu Land Property” yang di lakukan dengan pemasangan banner di jalan masuk perumahan. Itu sebagai bentuk kekesalan dan titik terakhir warga akan janji – janji yg akan di berikan kepada warga dengan adanya pembangunan perumahan tersebut.

Perwakilan dari wilayah RW.05 menuturkan “kami menuntut hak kami, dulu pada saat rapat di Balai Desa mereka sudah sepakat dan salah satunya  akan datang langsung ke wilayah terdampak. Tapi apa? kami belum pernah di datangi langsung oleh Batu Land Property dan yang di datangi hanya RT.02, melihat wilayahnya jalan masuk kaplingan itu masuk wilayah RT.01 dan kenapa wilayah lain tidak di perhatikan? dan sebelum semua di penuhi di mohon untuk tidak melakukan semua kegiatan, tapi nyatanya masih saja ada kegiatan”.

Pihak desa sudah memberi batas waktu, namun setelah batas waktu yg sudah di berikan itu pihak Batu Land Property belum juga memenuhinya.

Berawal dari itu, desa memberikan surat peringatan ke-3 yang di berikan kepada pihak Batu Land Property yang sudah di musyawarahkan oleh pihak desa dan perwakilan warga RW.05, dalam petikan surat itu  berbunyi “Bilamana pihak Batu Land Property belum menepati janjinya sampai tangal 10 Mei 2018 maka kami atas nama warga akan menutup sementara semua kegiatan di Area Batu Land Property”.

Warga juga menuturkan selama ini dampak yang sangat nyata disamping  semua janji yg mereka janjikan adalah jalan dan parit yg rusak akibat mobil pengangkut material maupun alat berat. Sehingga kami menuntut tanggung jawab pihak pengembang yaitu “Batu Land Property”. Kami tidak mau tahu dengan “Batu Top View” yang kami tahu dan yang berjanji kepada warga adalah “Batu Land Property”, karena pihak BLP hanya jual kaplingan bukan perumahan.

Setelah warga konfirmasi ke desa, pihak desa sudah menghubungi dan meminta kejelasan. Namun nyatanya pihak “Batu land Property” sulit dihubungi dan ditemui, dari itu pihak “Batu Land Property” tidak menunjukan etikat baik kepada warga.

“Kami pihak desa tidak kurang-kurang untuk mengundang atau mencari kejelasan kepada pihak “Batu Land Property”, Ujar perwakilan Perangkat Desa Torongrejo.

Karena itulah warga  sudah bersabar, dan buntut dari itu terjadilah penutupan semua kegiatan di area “Batu Land Property” dan menurut saya tindakan warga tersebut sangat tegas dan berani, semoga dengan penutupan sementara ini pihak Batu Land Property dapat segera menepati janji-janji yang telah diberikan kepada warga RW.05.

sumber berita: warga RT.01/RW.05

About the author

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.